ini akan menjadi kumpulan tanpa aturan, diambil dari banyak kertas, yang telah kukutip di sini, dengan harapan aku akan mengaturnya kemudian menurut pokok-pokok yang kubahas; dan aku yakin aku pasti mengulang pokok yang sama beberapa kali; untuk ini, oh pembaca, jangan salahkan aku... (Leonardo)
28 September 2011
hidup-penuh
secara umum, aku bisa dibilang termasuk tipe manusia konvensional :) tapi baru beberapa tahun terakhir ini aku sadar kalo hidupku (sebagian besar) terlalu datar dan mudah diprediksi, dan (akhir-akhir ini terasa) menyebalkan. dalam salah satu film (lupa judulnya :D) ada kutipan semacam ini kalo "di dunia ini semua orang pasti akan mati, tapi gak semua orang yang mati itu pernah hidup"... ngerti kan maksudnya. nah aku gak mau mati dulu sebelum aku pernah hidup.
temenku bilang aku gak boleh egois, karena kita gak bisa hidup sendirian. kita gak bisa tiba-tiba menyepikan diri hidup di atas gunung atau berburu petualangan penuh hasrat dalam perjalanan, sementara kita masih punya keluarga atau orang tua yang tentu sedikit banyak punya harapan-harapan tertentu terhadap kita. seandainya aku bisa hidup penuh petualangan seperti ernest hemingway (minus bunuh diri :D) ... uhm, meskipun bunuh-diri termasuk dalam kategori hidup-suka-suka juga menurutku :) mimpiku sih gak sekeren hidupnya hemingway :D tapi maulah nyobain dikit-dikit hidup di tepi atau yang rada spekulatif :)
menurut kitab suciku, MHI :D buat laki-laki (atau manusia pada umumnya) pengalaman baru jauh lebih bernilai daripada barang baru. maksudnya daripada beli gadget baru yang kadang cuma buat gaya (bukan karena alasan fungsional) lebih baik beli paket liburan ke borobudur misalnya (aku belum pernah liat dan sentuh borobudur :'( poor me!) atau lebih baik lagi jalan-jalan-kere ke bali atau lombok, misalnya. trus nyobain makanan atau minuman lokal, uhm boleh juga sedikit nerobos rambu halal-haram :D makan di warung pinggir jalan atau dalem gang mungkin gak gitu higienis, tapi bisa jadi rasanya lebih otentik (dan lebih murah daripada di resto besar :D) meskipun bisa jadi juga rasanya gak keruan :D
kadang-kadang "cinta" bisa jadi penghalang antara kita dan mimpi-kita. cinta terhadap orang tua misalnya, bisa menghancurkan mimpi para calon petualang hidup. meskipun tidak semua orang tua jaman sekarang masih kolot, tapi paling tidak budaya timur kita masih kental dengan "warna" orang tua dalam mimpi kita. anak-anak gak pernah jadi seperti busur panah yang melesat, seperti kata gibran (anak-anakmu bukan anakmu, gitu dia bilang).
cinta terhadap pasangan bisa jadi juga punya dampak yang sama. tapi ini gak berarti kita harus berdoa supaya orang tua kita cepet meninggal dunia :D atau semua petualang-hidup wajib hidup selibat. well... maksudku seharusnya cinta itu produktif. untuk orang tua, pengennya sih anak gak dipaksa untuk memenuhi mimpi-mimpi mereka yang tak tercapai. karena tiap anak adalah individu yang unik, bukan kloningan dari ayah atau ibunya. idealnya orang tua gak membatasi mimpi anak.... entah kalo udah jadi ayah aku mungkin akan punya pikiran laen :D
kalo soal komitmen (dengan pasangan hidup maksudku) emang sulit... komitmen pastilah disertai batasan-batasan. ada juga toleransi terhadap perasaan pasangan... idealnya ketemu pasangan yang punya mimpi yang sama :) pasangan yang sama-sama mau menikmati hidup.. dengan cara yang sama pula :D
well, kayaknya udah cukup bahan buat menghayal malam ini :D
mari kembali ke dunia nyata! :)
27 September 2011
pantai kuta
sebenernya apa sih yang spesial dari pantai? lebih spesifik lagi, apa yang istimewa dari pantai kuta? aku sendiri termasuk salah satu jenis manusia yang demen berada di pantai, meskipun aku juga gak begitu jelas dengan alasannya :D uhm, mungkin belum bisa aja nemuin rangkaian kata yang pas untuk jelasin alasannya :).
waktu kecil aku suka maen air di pantai, meskipun ampe saat ini aku belum bisa berenang :D tapi kalo alasan suka maen aer kayaknya terlalu klise, sapa sih yang gak suka maen aer di dunia ini, bahkan salah satu gejala penderita mental disorder adalah gak suka maen aer! (of course I'm kidding :D) kalo sekarang, meskipun masih suka maen aer tapi kalo ke pantai gak gitu demen lagi nyebur ke laut (mungkin karena cuma sendirian, atau malu takut ketauan gak bisa berenang :D)
meskipun pernah menderita jiwa-labil varian takut-item :D kalo sekarang aku gak terlalu anti-panas-panasan, sehubungan dengan reaksi tubuh yang ga nyaman dengan cuaca dingin, saat ini aku lebih milih cuaca hangat atau panas daripada kedinginan (aku bahkan sulit tidur dalam kamar ber-AC :D) meskipun pernah juga masuk angin gara-gara nongkrong tengah malem di tepi pantai trus minumnya yang dingin trus baliknya naik motor pake kaos doang :D pantai emang gak selalu panas, apalagi kalo maen ke pantainya tengah malem atau dini hari :D
pantai juga mungkin menerbitkan fantasi-fantasi dari yang syahdu sampai yang penuh nafsu dan liar :D aku adalah salah satu orang indonesia yang ampe sekarang masih juga belum terbiasa liat-liat bikini dua helai yang tergantung. apalagi liat cewek topless, wah kayaknya ngedip dikit aja rugi banget :D maaf, aku gak bermaksud bersikap seksis, tapi aku emang cuma laki-laki yang sangat biasa :) aku dan adekku bahkan punya koleksi lelucon seputar fantasi-fantasi di pantai :D
mata kita akan lebih santai bila melihat jauh... melihat langit misalnya. beneran lho, ini fakta ilmiah. mungkin aja ini juga jadi alasan orang seneng maen ke pantai. pantai kan punya batas pandang yang jauh ampe ufuk. mungkin aja melihat jauh ke ufuk, ditambah desiran angin menambah efek santai :)
aku juga pernah liat ada orang yang berlatih yoga dan bela diri di tepi pantai, uhm mungkin ada semacam aura positif (kalo aurat udah hampir pasti ada dan banyak :D) yang bisa dirasakan di tepi pantai. kalo yang olahraga juga banyak, pastinya seru ngelakuin aktivitas fisik di atas pasir pantai. pengen juga sih kapan-kapan, kalo ada rejeki maen di pantai :)
kalo dibaca-baca ulang, kok banyak kata "mungkin" dalam postingan kali ini :D pertanda jiwa labil kah? :D well, aku yakin ada banyak alasan yang lebih baik untuk menyukai pantai :) atau seperti seorang teman bilang, kadang tidak perlu ada alasan khusus untuk menyukai sesuatu (atau seseorang?) :)
btw, balik lagi ke pertanyaan awal. apa yang spesial dari sebuah pantai? apa yang istimewa dari pantai kuta? uhm, udah ah... segini aja postingan gak jelas ini :D sebelum melantur terlalu jauh dan lebih labil lagi :D...
kamu suka pantai? kenapa?
ps: kalo orang sekitar pantai ditanya, pertanyaannya adalah "apakah mereka suka nongkrong di pantai?" :D jawabannya akan senada dengan orang bandung yang lebih demen tinggal di rumah kalo akhir pekan :)
15 September 2011
13 Agustus 2011
any journey is a pilgrimage (coelho)
pertama aku kutip dulu deh jawaban Coelho (kalo yg males ngeklik link-nya :D)
I’m a pilgrim writer and that inevitably appears in the way my characters deals with space.
I’m in constant movement and very often I find that my characters need to equally find themselves in a journey.
I believe that we are constantly experiencing transformation and that’s why we need to let life guide us.
Every day is different, every day can have a magic moment, but we don’t see the opportunity, because we think: ‘Oh this is boring I’m just commuting to work.’
How many interesting people you are missing, just because our parents told us “don’t talk to strangers”?
You must get as much as you can from any journey, because – in the end – the journey is all you have. It doesn’t matter what you accumulate in terms of material wealth, because you are going to die anyway, so why not live?
You have to look at life itself is a pilgrimage. Therefore, start moving, start talking to strangers!
kalo dalam "the motorcycle diary" menurutku hampir sama dengan perjalanan dalam "the alchemist".... sesuai dengan makna Hijrah yang aku tau dalam islam. perjalanan yang baik tidak hanya berupa perpindahan tubuh fisik, tapi pengalaman apa yang kita peroleh (bukan oleh-oleh ya :D). soal oleh-oleh aku udah pernah nulis sebelumnya dalam blog ini. apa yang ernesto alami selama perjalanannya membuat dia menjadi "che" sang pejuang, pastinya dia lebih terkenal sebagai seorang pejuang daripada sebagai seorang praktisi kesehatan :)
tapi aku harus mengakui kalo aku masih kurang satu karakter yang dianjurkan oleh coelho di atas... kalo lagi jalan-jalan sendirian, uhm aku cenderung pendiam :D kayaknya lebih nyaman aja kalo menikmati perjalanan dalam sunyi. selain itu aku juga rada sungkan negur orang asing. bener yang dia bilang just because our parents told us “don’t talk to strangers” aku jadi kehilangan kesempatan bertemu dengan orang-orang yang luar biasa. kalo yang gak kenal aku, mungkin akan mendapat kesan "sombong" pada saat pertama liat aku. tapi emang sulit buat aku memulai percakapan dengan orang asing (yang belum kenal maksudnya)... but, i'm working on it! :) very hard!...
ada juga yang bilang hidup ini sendiri adalah perjalanan. seperti yang coelho bilang kalo kita mengalami transformasi secara konstan setiap harinya. nah karena kita gak tahu berapa lama jatah perjalanan kita di dunia ini.... why not live? :)
jadi buat yang sedang dalam perjalanan... jangan sia-siakan pelajaran hidup yang bisa kamu raih dari perjalanan tersebut. buat yang gak kemana-mana, jadiin aja tiap momen dalam hidup kamu layaknya sebuah perjalanan... perjalanan kan gak harus berarti pindah tempat :)
LET'S LIVE !!!
ps: diedit pada 30 september 2011
08 Agustus 2011
the night has a thousand eyes
f.w. bourdillon
the night has a thousand eyes
and the day but one;
yet the light of a whole world dies
with the setting sun.
the mind has a thousand eyes
and the heart but one;
yet the light of a whole life dies
when love is done.
ya lumayan lah buat nambah-nambah posting galau :D