31 Januari 2012

write for you life!!!

ini sebenernya adalah nama sebuah event yang akan berlangsung di Ubud pada tanggal 5-11 Februari 2012. sebuah event yang menarik sepertinya, tapi tentu saja tidak aku hadiri :D buat yang tetarik klik di sini untuk info acaranya.

bulan januari ini emang parah banget :) ... seorang laki-laki tidak seharusnya menghabiskan waktu lama di atas tempat tidur, kecuali aktivitas tersebut bisa mendatangkan uang! ini adalah salah satu prinsip hidupku yang aku adaptasi dari sebuah majalah laki-laki ternama (gak kredibel banget ya :D)

bukan awal yang baik pada tahun Naga-Air ini... tapi ada juga hikmahnya. sepuluh hari terakhir ini aku menghabiskan cukup banyak waktu untuk membaca beberapa buku dan menonton beberapa dokumenter yang menarik, alhamdulillah sesuatu banget! :) meskipun ironinya adalah aku tidak bisa menulis sama sekali... sama sekali!

kenapa ya jemari ini rasanya kaku banget kalo menulis itu menjadi kewajiban, kalo nulis itu jadi sesuatu yang harus dilakukan. jadi ceritanya gini... sepuluh hari yang lalu ada tantangan untuk menulis sesuatu dalam waktu kurang dari seminggu, ada imbalannya. tapi apa yang terjadi? tenggat waktu terlewat, tak satu pun kalimat tersurat. SIALAN!

akhir pekan ini satu lagi tantangan menulis melayang... alhamdulillah masih bisa posting tulisan ini, tapi ilham belum lewat juga tuh di depan benak. lewat aja enggan, apalagi untuk mampir, apalagi untuk bercinta, apalagi mo diajak kawin!

ah sebelnya kalo tiba-tiba harus menerima kenyataan bahwa mimpi kita emang jauh lebih indah dari kenyataan... hidup di dunia mimpi emang indah, tapi tidur aja gak bisa buat bayar sewa kamar. sayangnya, seandainya pekerjaanku adalah tidur-dibayar :D

ya cukuplah segitu buat curhat akhir bulan ini :D

ngomong-ngomong berkat animo masyarakat indonesia yang masih tinggi seputar serial The Kitchen Musical, akhirnya dapet juga 1200+ kunjungan di awal tahun ini, lumayan masih sesuai dengan target. padahal serialnya udah habis lebih dari sebulan yang lalu lho, mudah-mudahan aja The Kitchen Musical season 2 segera tayang!

terus... menyikapi "kebiasaan" buruk para penyelenggara negara yang gemar menghabiskan (sisa?) anggaran belanja di akhir tahun secara "brutal" dan rentan korupsi, banyak pihak berharap pada tahun 2012 ini negara kita bisa membelanjakan uangnya dengan lebih bijak. pencairan dana APBN/D janganlah ditunda-tunda, porsi belanja konsumtif dikurangi, perbanyak belanja modal, sapa tau bisa ngurangi sedikit peluang bocor.

ternyata beneran lho... sayangnya cuma berlaku pada tingkat individu. awal bulan aku sudah menghabiskan porsi belanja domestik yang cukup besar, padahal aku bahkan belum gajian, hiks hiks hiks... sebenernya gak relevan sih ama paragraf sebelumnya :D

sebelum lebih ngaco... sampai ketemu lagi!
happy valentine's day! :D

20 Januari 2012

cinta dan kecanduan

pemberian hormon cinta alias hormon oxytocin bisa meminimalkan dampak kecanduan narkoba dan alkohol. demikian penelitian University of Sidney, Australia, tentang efek cinta pada kesehatan. (kolom "Pause" Media Indonesia 20 Januari 2012)

kabar baik bagi para pecandu narkoba dan alkohol... ternyata ada satu metode penyembuhan yang relatif menyenangkan dan ramah lingkungan.
kabara baik juga bagi para pecinta di luar sana... teman-teman kalian semua mengemban misi mulia di pundak kalian! tetap semangat ya!

sayangnya penelitian ini baru melibatkan tikus-tikus remaja saja... mungkin suatu saat tim peneliti dapat melakukan penelitian yang sama pada manusia-manusia remaja. demi kesetaraan makhluk, hasil penelitian yang sama mungkin dapat dipakai untuk memerangi kasus kecanduan narkoba dan alkohol pada populasi tikus dunia.

saya menyarankan para peneliti dari Australia ini untuk mengunjungi Indonesia. kami memiliki populasi remaja-labil yang berlimpah. sepertinya tidak akan banyak kerugian yang akan dialami oleh negara kami kalo beberapa persen dari populasi remaja-labil ini akan diberi pekerjaan sebagai objek-penelitian. memanfaatkan kelabilan demi ilmu pengetahuan sungguh sesuatu banget yang mulia!

beberapa stasiun TV swasta mungkin akan kehilangan sebagian crowd yang sering meramaikan acara-acara musik mereka (tau kan rombongan remaja-labil banci-tampil atau remaja-banci-sungguhan yang suka jadi latar di program live-music yang populer). tapi seperti pepatah yang mengatakan "patah satu, tumbuh seribu" percayalah bahwa negara kami tidak akan pernah kekurangan populasi remaja. kehilangan sebagian populasi yang sangat konsumtif dan tidak produktif ini secara selektif sepertinya juga akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

kehilangan satu generasi (atau sebagian saja) remaja tentu akan memiliki pengaruh jangka pendek-menengah terhadap suplai tenaga kerja muda. tapi kan pemerintah saat ini belum mampu menyediakan lapangan kerja yang mampu menampung semua calon tenaga kerja, jadi ya gak ngaruh-ngaruh banget, malah bagus untuk mengurangi angka pengangguran (SBY pasti seneng banget nih). negara kita juga memiliki kesempatan untuk mencetak generasi-remaja yang baru yang lebih produktif.

aku gak anti remaja-labil... tapi jemari gak tahan untuk berdiam diri, menari di atas papan-ketik hari ini. mungkin aku butuh semprotan spray oxytocin untuk meredakan efek kecanduan menulis dan mencaci :D

selamat bercinta!

nb: kalo kepepet libido, jangan lupa sarung-pengaman ya! cinta yang "tidak aman" bisa lebih berbahaya daripada narkoba atau alkohol lho!

19 Januari 2012

agora

agora adalah sebuah titik pusat dalam sebuah "city-state" jaman Yunani kuno, secara literal berarti "tempat berkumpul" atau "majelis." mungkin pernah mendengar "agoraphobia"? inilah asal katanya :) (bisa baca info ringannya di sini dan sana)

tapi ini agora yang lain... ini Agora sebuah film produksi tahun 2009 (klik di sini untuk info filmnya di wikipedia). sebuah film yang bercerita tentang masa lalu dengan tema yang masih sangat relevan dengan kondisi kontemporer. banyak pujian dan kritik seputar film ini... aku gak bisa menilai, karena aku sendiri sangat miskin pengetahuan soal sejarah Yunani, apalagi soal Agama :D tapi paling tidak aku masih bisa berusaha menafsir... dengan rendah hati tentunya.

sebelumnya aku mo menakar tampilan fisik film ini. Rachel Weizs yang berperan sebagai tokoh utama Hypatia bener-bener cantik deh! :) aktingnya juga bagus, cukup sulit tentunya menerjemahkan karakter yang hidup belasan abad yang lalu (yang tidak banyak catatan seputar hidupnya). buat aku, dia jadi pemandangan paling indah dalam film ini :). setting yang dibangun dalam film ini beneran lho, produser berusaha memproduksi gambar seasli mungkin dengan penggunaan spesial-efek yang minim. masalah akurasi desain emang aku gak tau :D tapi berdasarkan info di wikipedia, bahkan sebelum pra-produksi, Alejandro Amenabar sang sutradara sudah melakukan banyak riset.

soal akurasi cerita dengan sejarah... aku setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa sejarah itu subyektif. sederhananya begini... sejarah itu yang menulis adalah manusia, bahkan sejarah agama. ada gak sih orang (manusia) yang bisa bercerita apa adanya? (patrick star gak dihitung ya! :D) sebutkan satu nama aja nama manusia yang tidak pernah bias memandang hidupnya? dari yang aku baca, kritik seputar film ini sebagian besar menyasar pada penggambaran situasi pada saat itu (abad 4 M) yang dianggap tidak akurat dan merugikan agama tertentu. padahal (konon) vatikan sendiri sudah "memberi" restu.

pendapat yang membela mengatakan bahwa bisa jadi keadaannya emang seperti itu (pertikaian antar agama, polteisme-romawi versus kristen dan kristen versus yahudi) dan aku setuju. karena sejarah agama emang gak luput dari kekerasan dan pertumpahan darah. tinggal diganti subjek dan objeknya serta keterangan tempat dan waktu, predikatnya sama: perang! tema perang atas nama Tuhan emang belum usang, mungkin malah tidak akan pernah usang (sayangnya). aku skeptis soal Tuhan dan Agama yang bisa jadi solusi perdamaian dunia dan masa depan bumi, maaf.

tema relevan yang masih berkaitan dengan yang pertama tadi adalah perseteruan abadi antara Filsafat dan Agama. dalam sejarah, yang pernah aku baca, banyak pihak yang sudah berusaha mendamaikan perseteruan abadi ini. pernyataan Hypatia sebagai jawaban atas permintaan untuk masuk ke dalam Agama adalah (kira-kira begini) "dalam Agama (atau kepercayaan) kita tidak boleh bertanya 'kenapa?' sementara dalam Filsafat kita selalu bertanya 'kenapa?'"...para ahli filsafat jaman dahulu tidak semuanya penganut politeisme lho, banyak juga yang ateis, humanis, atau agnosis.

aku pribadi tidak terlalu melihat relevansi antara kompetensi seseorang dalam berkarya dan agama yang dipeluknya. aku juga tidak melihat adanya korelasi positif antara perbuatan baik/buruk dan pilihan Agama yang dianut. jadi sayang sekali kalo ampe insiden kekerasan harus terjadi karena perbedaan pendapat soal keyakinan tentang eksistensi Tuhan (insiden terbaru soal pemukulan seorang Ateis dapat dibaca di sini dan cerita relevan di sini).

yang aku alami adalah... saat ini, tidak peduli agama atau Agama apapun yang hidup dan dianut oleh penduduk dunia, belum ada satu pun yang sudah membuktikan kebenarannya dalam praktik! semuanya mendakwahkan cinta-kasih dan perdamaian, mana buktinya?

tema terakhir adalah soal peran wanita. wah ini bukan rahasia umum lagi... meskipun aku gak punya data resminya, aku yakin jenis kelamin wanita masih jadi korban diskriminasi seksual lebih banyak daripada jenis kelamin lelaki. salah satu indikatornya adalah wanita menjadi salah satu objek dalam MDG. apa yang Hypatia alami tidak beda jauh dengan perlakuan yang diterima kaum perempuan saat ini. gak usah jauh-jauh deh, kita liat aja sendiri di sekitar kita, kita liat aja sendiri nasib saudara-saudara perempuan kita di negeri seberang yang mendapat perlakuan buruk dan tidak mendapat perhatian yang layak dari pemerintahan kita sendiri.

sebagai seorang perempuan yang tidak terikat pada agama tertentu dan mendalami filsafat, sepertinya ini kombinasi karakter yang (bahkan sampai saat ini) sulit untuk diterima dengan lapang dada oleh masyarakat luas. pun misalnya bila karakter seperti ini bener-bener ada dan mampu berkontribusi positif terhadap kehidupan manusia dengan buah pikirnya, aku tetep pesimistis dia bisa hidup tenang tanpa mengalami perlakuan diskriminatif dalam kehidupan sehari-hari.

kesimpulanku... film ini adalah film yang layak ditonton. apapun pilihan kepercayaanmu! :) uniknya film ini tidak diedarkan secara luas lho, meskipun juga tidak ampe dilarang edar :D mungkin juga untuk menghindari kontroversi yang gak penting.

dan sebagai pelajaran buat kita semua adalah... jawablah dengan lantang semua kritikan dengan argumen yang logis, bukan dengan kekerasan fisik! kalo kamu percaya Tuhan, kalo kamu percaya kalo kita adalah ciptaan Tuhan, aku yakin Tuhan punya rencana besar dengan otak (dan kemampuan berpikir logis) dan kalbu (empati dan toleransi) kita! :)

tentang menulis... Rudy Suhanta

seorang teman masa kecilku (kelas 1 - 6 SD) ternyata serius mendalami agama dan menjadi Ustad :) ... Alhamdulillah!

dia ini adalah orang pertama yang ngajarin aku main catur! :D karena rumah kami tidak begitu jauh letaknya, kami juga sering belajar dan bermain bareng. salah satu pengalaman bermain (selain catur) yang paling berkesan buatku adalah menangkap ikan di selokan :D ...kalo dipikir-pikir dan dibayangkan lagi sekarang, waduh jorok banget!

setiap kali berburu, kami pasti menangkap banyak ikan kecil. dahulu selokan di salah satu bagian dari perumahan tempat kami tinggal tuh emang bersih dan jernih, tapi namanya selokan ya tetep aja gak sehat :D banyak ikan kecil yang bisa hidup dengan nyaman dengan satu-satunya predator adalah anak-anak kecil seperti kami! ikan-ikan kecil yang malang...

selain teman bermain, kami juga berbagi hal yang lain... soal cewek! :D seingatku pertama kali aku suka dengan lawan jenis dan punya saingan adalah dengan dia ini. kami menyukai anak perempuan yang sama di kelas kami. tapi uniknya kami tidak pernah bertengkar atau ribut soal kecengan yang sama ini :D mungkin karena masih sama-sama bingung juga menerjemahkan libido dalam level pemula ini.

ada satu lagi hal berkesan dari pertemanan kami ini... temenku ini adalah "wong kito" asli, nah salah seorang yang aku curigai menularkan hobi makan pempek adalah dia! :D bayangkan, kami makan pempek hampir tiap hari di sekolah. aku gak pernah makan pempek serajin itu seumur hidupku lagi :D meskipun sebagai petualang lidah aku udah nyobain banyak makanan khas nusantara, tetep gak ada yang bisa ngalahin enaknya "pempek palembang" buatku :)

lepas SD kami berpisah sekolah... sejak saat itu juga hubungan pertemanan kami merenggang. wajar aja kali ya, karena lingkaran pertemanan baru di sekolah yang baru tentu menawarkan hal yang lebih menarik buat kami berdua. dan semakin merenggang karena praktis kami tidak pernah bertemu lagi setelah lulus SMP. meskipun demikian sesekali aku mendengar kabar tentang keluarganya dari orang tuaku.

dunia maya emang ajaib :) kami belum pernah lagi bertemu tatap-muka selama belasan tahun, tapi akhirnya bisa saling menyapa melalui media FB. sebenernya selain dia ada juga beberapa temen SD yang bisa aku "temukan" di media yang sama. mudah-mudahan suatu saat kami semua bisa bersua lagi dalam dunia nyata! meskipun tampaknya sulit karena tiap orang sudah menempuh jalan takdirnya masing-masing dan tidak lagi berdomisili di Prabumulih (termasuk aku).

terus apa hubungannya dengan menulis? :D ... jadi setelah aku "paksa" untuk membaca blog ini, dia memberikan apresiasi dan semangat buat aku :) dan berpesan yang kira-kira gini terjemahannya dalam bahasa indonesia...

...teruskan menulis meskipun hanya satu baris per hari!

terima kasih untuk pesannya kawan... aku yakin tidak semua apa yang aku tulis dia baca :D pun tidak semua yang sudah dia baca dia sependapat... tapi aku emang akan terus menulis, meskipun cuma sebaris per hari, meskipun isinya mungkin cuma curhat-labil harian :D

koizora

cinta boleh jadi emang periode keras kepala yang akut dan kronis... bahkan bisa mengurangi poin IQ kamu sampai titik terendah dan sejajar dengan Patrick Star.

aku gak nyangka latihan aikido pada tanggal 31 desember 2011 bisa bikin mataku rada perih pada dini hari 19 januari 2012 :D ...semua karena cinta :) emang bener nih tema cinta gak ada abisnya...

kalo yang udah baca pengalaman nyasar di bandar lampung pasti tau kalo sore-malam terakhir di tahun 2011 itu aku latihan di sebuah dojo yang dibaptis dengan nama "koizora." ehm... saat itu aku udah bisa nebak kalo artinya pasti ada "langit"-nya gitu deh. koizora ini adalah usulan nama sang penyewa ruko (yang demen jepang-jepangan gitu) yang sudah berbaik hati memberikan lantai paling atas dari ruko tersebut untuk dijadikan sebuah aikido dojo.

dan waktu pun berlalu... sampai tadi malam, seperti biasa aku lagi nyasar di youtube, gak sengaja ketemu judul "koizora" :D ooo, ternyata ini toh yang jadi inspirasi si pemilik ruko, sepertinya dia terkesan banget dengan Dorama ini... jadilah aku unduh filmnya.

ok, tadi malam aku emang udah niat mo nonton film aja di kamar... jadilah aku pilih beberapa dokumenter. sebagai kompensasi malas belajar dan rabun membaca, tadi aku nonton 3 dokumenter, tema utamanya seputar filosofi, yang pertama soal pendidikan, kedua soal matematika dan terakhir soal fisika. lumayan bikin kedua lutut aku jadi lemas tuh! :D

setelah lutut bekerja keras selama lebih dari 3 jam mencerna gula-kompleks (yang sulit dicerna, sehingga lebih sehat karena tidak gampang menjadi timbunan lemak--- sok tau! :D)... lepas tengah malam saatnya mendinginkan kepala. dan sepertinya jemari takdir telah menuliskan bahwa "koizora" akan jadi film penutup :)

dan... film ini sukses membuat mata jadi sedikit perih, mungkin rada kelilipan :D ya gitu deh tau sendiri kan dorama kayak gimana ceritanya. ceritanya sih klise banget, aku udah bisa nebak endingnya dari kira-kira seperempat awal pertama filmnya mulai... beneran lho! :D

"koizora" emang menegaskan hipotesisku tentang cinta. tema cinta emang jadi tema film yang paling pasaran. mungkin karena setiap saat pasti akan selalu ada jiwa-jiwa labil nan galau yang sedang jatuh cinta :D cinta di sini menurutku lebih ke cinta versi mimpi. ya betul, selain menjual tema cinta, film-film remaja juga kerap menjual mimpi. sah-sah aja sih :) namanya juga orang cari duit :D

secara umum film ini pas-pasan aja! cerita gampang ditebak. akting PARAH. tema pasaran. beberapa bagian seperti terlalu menyederhanakan masalah dan bagian lainnya terlalu didramatisir, labil banget sih! sepertinya kalo kamu punya waktu senggang lebih dari satu jam dan punya rencana bikin pacar kamu rada sendu film ini bisa jadi pilihan. kalo kamu beruntung, sapa tau abis nonton film ini kamu bisa dapet pelukan gratis :D kamu juga bisa ikutan pura-pura nangis, atau paling tidak mata sedikit merah, supaya si dia tau kalo kamu tuh cowok yang cukup sensitif :)


koizora dalam film ini diterjemahkan sebagai "sky of love," kalo dari kamus nelson punyaku terjemahannya adalah "langit cinta." mungkin bagus juga jadi nama dojo, meskipun menurutku terdengar rada "galau" :D (apalagi buat yang udah nonton filmnya).

btw, temenku ada yang protes dan berpendapat kalo aku terlalu skeptis dan pesimistis soal cinta... mungkin aja sih. tapi menurutku enggak segitunya, cuma, seiring pertambahan usia kayaknya aku udah gak cocok lagi dengan cinta-cinta yang galau dan labil (kecuali sesekali muncul di blog) :D menurutku penafsiran cinta harus lebih melibatkan rasio. mungkin lebih tepatnya adalah proporsi yang seimbang antara rasa dan rasio :)

ejawantah cinta seharusnya bisa lebih konstruktif. tapi, seperti yang pernah aku bilang, usia muda emang saatnya bikin kesalahan :D mending ngalamin puber pertama yang hancur-hancuran daripada bikin heboh negara pada puber kedua! (liat aja tuh kasus-kasus skandal-seks para pejabat! pasti masa mudanya gak bahagia :D) mudah-mudahan aja semua kesalahan yang pernah dilakukan bisa jadi pelajaran... sehingga bisa punya masa depan yang lebih baik!

gak kerasa udah subuh... gak baik curhat terlalu lama :D
oyasumi...

btw, rekomendasiku untuk Koizora adalah: JANGAN NONTON FILM INI! ini drama gak bermutu, merendahkan kaum wanita, dekadensi moral budaya jepang, dan menghina akal sehat!