17 Februari 2015

Alfamart versus Indomaret: Edisi Gubeng 2015

Februari 2013 - Februari 2015
Tepat dua tahun yang lalu aku menulis begini  soal perang antara Alfamart dan Indomaret di blog ini. Kebetulan banget, bulan ini aku kembali mengunjungi tempat yang sama, Stasiun Gubeng :D
Ada yang berbeda? Ada yang berubah?

Banyak yang berubah... Dua tahun yang lalu aku "hanya" menumpang KA Pasundan ke Surabaya dan pulang ke Bandung dengan KA Mutiara Selatan. Wah.. wah.. sulitnya tidur di kelas ekonomi dan bisnis jarak jauh menempuh jarak lebih dari 600 kilometer! Terdampar di kursi tunggu penumpang menunggu pagi di emperan Stasiun Gubeng.

Kemarin... Menumpang kereta super keren dari Stasiun Malang dengan biaya sangat ekonomis, KA Bima! Bayangkan tiketnya dibanderol 40 ribu rupiah saja untuk kelas eksekutif, padahal untuk layanan yang sama kereta ekonomi Jayabaya mematok tarif 30 ribu perak! Daleman gerbong yang aku naiki bener-bener super nyaman. Kemarin aku tidak pulang ke Bandung melalui Stasiun Gubeng, tetapi menumpang KA Argo Bromo Anggrek dari Stasiun Pasar Turi.

Jadi... dapat dikatakan kali ini aku jauh lebih beruntung :) naik kelas! :D dan naik biaya! :D tetapi sebanding kok dengan peningkatan kenikmatan dalam perjalanan :)

Nah, karena kemarin langit mendung di Surabaya mengundang gerimis... sejenak aku terdampar di emperan stasiun. Aku teringat perseteruan abadi antara dua raksasa minimarket lokal ini, Alfamart versus Indomaret. Kenapa tidak membandingkan sekali lagi, seperti dua tahun yang lalu di tempat yang sama. Dan aku pun berbelanja... riset kecil-kecilan.

Tidak ada yang berubah! Pelayanan awak Alfamart masih lebih memuaskan daripada kru Indomaret, pada masing-masing cabang di Stasiun Gubeng. Masih seperti dua tahun yang lalu, menurutku, karyawan Alfamart masih jauh lebih ramah. Kasir Indomaret melayaniku dengan dingin. Sebagian pembeli di kedua toko ini mungkin hanya pelintas dan belanja murah (seperti aku yang lewat dua tahun sekali dengan total belanja belasan ribu). Tetapi, ini bukan alasan untuk menistakan kami, kaum pelintas-belanja hemat.

Tulisan ini bukan penilaian yang objektif. Aku juga tidak mendapatkan keuntungan seperserpun dari tulisan ini. Tapi, aku tetap mengapresiasi keramahan pelayanan awak Alfamart khususnya mereka yang bekerja pada tanggal 15 Februari 2015 sekitar jam 4 sore di cabang Stasiun Gubeng. Sengaja aku tidak menyapa/menanyakan Mbak Mayang Enonisa yang (mungkin) ada di toko pada saat itu. Mbak yang satu ini menulis komentar di tulisanku sebelumnya :D

Lain kali nyasar di Gubeng, aku pastikan akan mampir kembali ke Alfamart dan mungkin belanja sedikit lebih banyak :D

Kesimpulan: Alfamart menang telak 2-0 dari Indomaret di Stasiun Gubeng

nb: pengalaman tahun 2013 bisa dibaca di sini

10 Februari 2015

akhir pekan berkesan: Shorinjiryu Kenkokan Karatedo 4

Februari kali ini sepertinya akan menjadi bulan paling berkesan di 2015.

Untuk yang keempat kalinya, beberapa hari yang lalu aku mengikuti ujian mudansha bersama Hiroshi Hisataka Sensei. Latihan intensif dan ujian kali ini adalah yang terberat untuk saat ini, sekaligus sangat berkesan.

Bayangkan, aku dan sensei menembus macetnya jalanan dari kampus Unpad Jatinangor sampai ke kampus Maranatha di atas Revo, hujan-hujanan pula! Waktu tempuh hampir dua jam. Untuk beberapa saat kami harus menenangkan pantat sesampainya di tujuan : D

Pertama kali pula, sensei memasak nasi kari untuk makan malam kami semua. Sensei yang rendah hati. Sederhana pula, pada suatu kesempatan lebih memilih naik angkot daripada menumpang taksi. Makanan yang paling diminta adalah gehu dan semangka.

Ironi kali ini adalah pada akhir latihan intensif, berat badanku malah bertambah :D
Efek yang tak terduga, setelah beberapa waktu sebelumnya berat badanku malah turun. Mungkin latihan memang kurang relevan dengan fluktuasi berat badanku :D

By the way...
Masih banyak kekuranganku, masih banyak yang harus aku pelajari.
Makin banyak latihan, makin banyak lagi latihan diperlukan.

Karena latihan tidak pernah berbohong... Maka mari kita berlatih dengan lebih semangat! :-)

Akhir pekan depan... Aku akan merayakan hari (konon) kasih sayang dengan melakukan perjalanan-solo bertajuk rail-trip. Rencanaku adalah menempuh perjalanan dengan rute Bandung-Malang-Surabaya-Jakarta-Bandung dengan moda angkutan kereta api! Seru kan? :-)

Perjalanan kali ini didukung oleh Promo Imlek PT KAI! :D
Semua rute akan ditempuh dengan kelas eksekutif pada kereta api Malabar, Bima, Argo Bromo Anggrek, dan Argo Parahyangan. Aku akan menghabiskan sebagian besar waktuku di atas kereta dan menyisakan hanya sedikit waktu untuk berjalan-jalan di sekitar stasiun.

Tidak sabar....

Selamat menikmati februari!

17 Januari 2015

Secangkir Bahagia

Bahagia itu sekarang, bukan kemarin, bukan esok.
Bahagia itu sederhana, murah... Tapi, tidak murahan.

Karena bahagia akan berlipat dengan berbagi...
maka akan saya bagi kopi hitam siang ini, sambil bersama kita nikmati rintik hujan.

03 Januari 2015

Tips Memilih Taksi di Kota Bandung

"Pake argo?" Ini adalah pertanyaan pertama Anda sebelum naik taksi di Bandung. Betul! Saya tidak bercanda. Kecuali, Anda memiliki kelapangan rejeki dan hati yang tak terperi.

Jika Anda tidak terlalu terburu-buru dan masih memiliki sedikit waktu untuk menunggu... maka perkara memilih taksi yang baik di Bandung adalah sangat mudah. Karena Anda tidak punya pilihan. Hanya ada satu perusahaan taksi yang masih bisa dipercaya tanpa harus banyak mikir kir kir: Taxi Blue Bird!

Cegat Taxi Blue Bird di jalan, buka pintu dan sebut alamat tujuan. Anda akan sampai dengan selamat dan nyaman sampai tujuan dengan biaya yang rasional. Kecuali, tentu saja pada jam-jam tertentu akan ada banyak titik macet di Bandung, serta beberapa alamat jalan (kadang-kadang) tidak terlalu akrab bagi pak kusir (jalan-jalan kecil dan atau di pinggir kota). Jika ada waktu luang lebih lama Anda bisa menghubungi 022 756 1234 untuk layanan antar-jemput Taxi Blue Bird.
Taksi Blue Bird adalah SATU-SATUNYA taksi yang PASTI memakai ARGO di KOTA BANDUNG!!!

Layanan taksi yang direkomendasikan berikutnya adalah Taxi Cipaganti. Dahulu, taksi ini adalah salah dua dari taksi terbaik di Kota Bandung, berdasarkan pengalaman pribadi tentu saja, bukan jajak pendapat ilmiah. Pada saat pertama kali diluncurkan, sekali lagi menurut Saya pribadi, kondisi fisik taksi ini bahkan adalah yang terbaik. Lain dulu, lain sekarang! Taxi Cipaganti sayangnya tidak berhasil mempertahankan konsistensi layanannya. Yang paling parah adalah beberapa (oknum) supir bener-bener menjelma menjadi kusir, menolak memakai argo!
Layanan pelanggan Taxi Cipaganti dapat menghubungi 022 700 70000.

Beberapa layanan jasa taksi yang (konon) masih dapat dibujuk untuk memakai argo adalah (tanpa urutan tertentu): Taxi Gemah Ripah (jawara taksi Bandung sebelum Blue Bird mendarat di kota kembang) dan Taxi Putra. Jangan sungkan untuk meminta sopirnya menerapkan tarif argo untuk kedua merek taksi di atas. Menurut teman saya (belum pernah Saya tumpangi), Taxi Rina Rini juga layak diminta untuk menyalakan argo meternya. Dan yang terbaru Taxi AA (belum pernah juga Saya tumpangi) pun mendapatkan rekomendasi yang cukup baik dari beberapa teman.

Demikian rekomendasi jasa angkutan taksi di Kota Bandung berdasarkan pengalaman pribadi Saya. Jangan terpaksa naik taksi sembarangan dengan argo kuda di Bandung! Masih ada taksi dengan argo meter normal dan supir yang baik dan ramah di Kota Bandung. Jangan malu dan segan untuk bertanya: pake argo?

Jika Anda bepergian di dalam kota dengan 2 - 3 teman, taksi bisa jadi alternatif angkutan yang nyaman dan tidak terlalu mahal. Pada jam-jam sepi (tengah malam, misalnya), layanan taksi (dengan argo, tentunya) bisa jadi lebih murah dari angkot, plus lebih aman jika Anda memesan via telepon.

Beberapa pusat keramaian biasanya dikuasai geng taksi tertentu... misalnya di Bandara Husein Sastranegara dan Stasiun Bandung (Hall)... jangan khawatir. Luangkan sedikit waktu Anda untuk berjalan sejenak keluar area bandara atau stasiun, taksi-taksi tersebut di atas (yang sudah Saya rekomendasikan) dapat kita cegat atau jemput kita di pinggir jalan. Pusat perbelanjaan Cihampelas Walk (Ciwalk) sepertinya bekerja sama dengan Taxi Cipaganti, jadi Anda gak repot mencari taksi yang bagus setelah keluyuran di sekitar Ciwalk.

Meskipun laporan kejahatan taksi di Bandung masih sangat minim, tetap tidak ada salahnya untuk waspada dengan meluangkan sedikit waktu untuk mencatat identitas taksi: nomor pintu (dan pelat nomornya jika sempat) beserta identitas supir. Sikap waspada selalu lebih baik.

Selamat menikmati taksi di Kota Bandung! :D

07 Desember 2014

Bus DAMRI dari Stasiun Tanjung Karang, Lampung

Paska kenaikan harga BBM... tentu saja DAMRI tidak ketinggalan ikut-ikutan latah dengan menaikkan tarif tiket busnya :)

Dari Stasiun Tanjung Karang, Lampung, DAMRI melayani pejalan yang menuju Jakarta, Bandung, Bogor dan Bekasi. Di Jakarta bus ini akan mampir di Stasiun Gambir, sementara di Bandung busnya mampir dekat dengan Stasiun Hall, ngesot dikit, tepatnya di Pool Damri Kebon Kawung. Buat Bogor, Damri bersedia mengantarkan kamu sampai Botanic Square. Untuk sampai ke Bekasi, setelah mendapatkan izin khusus dari perwakilan diplomatik RI terdekat :D busnya terpaksa berhenti di Terminal Kayuringin.

Bus yang berangkat dari Lampung akan terbagi dalam tiga kasta: Royal, Executive dan Bisnis (bukan Business? entahlah). Perbedaan paling mencolok terlihat dari jumlah kursinya, dengan formasi duduk 2-1, Royal memberikan kelegaan maksimal. Sementara kedua kelas lain sama-sama menganut formasi kursi 2-2. Hanya kelas bus kelas bisnis yang tidak memuat toilet, itu perbedaan lainnya.

Informasi yang paling penting tentu saja adalah jadwal keberangkatan... atau tarif ya? Apapun. Berikut akan saya paparkan hasil contekan paling mutakhir dari dinding loket bus Damri di Stasiun Tanjung Karang (kenaikan tarif terbaru paska kenaikan harga BBM non subsidi):

Royal 
ke Jakarta Rp. 250.000,00 jadwal berangkat 08:00, 10:00, 20:00, dan 21:00
ke Bogor Rp. 270.000,00 jadwal berangkat 21:00
ke Bandung Rp. 280.000,00 jadwal berangkat 20:00 dan 21:00
ke Bekasi Rp. 265.000,00 jadwal berangkat 21:00

Executive
ke Jakarta Rp. 215.000,00 jadwal berangkat 10:00, 21:00 dan 22:00
ke Bogor Rp. 230.000,00 jadwal berangkat 21:00
ke Bandung Rp. 240.000,00 jadwal berangkat 21:00

Bisnis
ke Jakarta Rp. 170.000,00 jadwal berangkat 10:00, 21:00 dan 22:00
ke Bekasi Rp. 185.000,00 jadwal berangkat 21:00
ke Bandung Rp. 205.000,00 jadwal berangkat 20:00

Tentu saja pihak Damri memiliki kewenangan penuh untuk merubah daftar tersebut di atas sewaktu-waktu sesuka-sukanya mereka... tanpa repot-repot memberitahu saya :D
Karena itulah saya juga akan memberikan daftar nomor telepon yang bisa dihubungi untuk kepastian tarif, jadwal dan ketersediaan kursi:
Bandung 0853 8205 0007
Bogor 0858 8324 0240
Bekasi 0853 8205 0006
Jakarta 0812 8607 5382
Sementara bagi warga Lampung dapat menghubungi:
Pool Damri Raja Basa 0823 2500 0101 - 0721 703 241
Stasiun Tanjung Karang 0853 2500 0102
Teluk Betung Pasar Kangkung 0812 2597 0003
Natar 0813 7959 8991

Demikianlah daftar tarif dan jadwal keberangkatan yang dilayani oleh Bus DAMRI yang berangkat dari Stasiun Tanjung Karang, Lampung. Mudah-mudahan bermanfaat! :)

p.s.: Saya sangat merekomendasikan kelas Royal untuk Anda yang ingin maksimal menikmati perjalanan :) lega banget apalagi kalo dapet kursi yang sendirian :D tidak ada ruginya sesekali merogoh kantong sedikit lebih dalam.